Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kumpulan Pantun Tentang Hujan

Ikhsancoegraphy.my.id - Allah SWT berfirman di dalam Alquran bahwa hujan yang turun ke bumi ini merupakan rahmat yang diperlukan bagi seluruh makhluk hidup. “Dan Dialah yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Mahaterpuji.” (QS Asy-Syuura: 28).

Selain itu, dengan turun nya hujan ini menjadikan tumbuh-tumbuhan kembali menjadi subur, berbagai hewan bisa mendapat minum yang cukup, dan manusia juga bisa memenuhi kebutuhan dan melakukan aktivitasnya tanpa terganggu. Berikut ini kami akan memberikan ulasan artikel kepada anda tentang kumpulan Pantun Hujan.

Kumpulan Pantun tentang Hujan

kumpulan pantun tentanag hujan
  • Kapuk dari pohon randu,
    Mangga kecut namanya kemumu.
    Hujan rintik suansa syahdu,
    Paling enak ngobrol sama kamu.

  • Panjang ekor ikan pari,
    Pergi ke pantai pakai topi.
    Hujan turun pagi hari,
    Nyantai dulu sambil ngopi.

  • Negeri Afrika banyak gurun,
    Negeri kita banyak melati.
    Dari malam hujan turun,
    Sudah pagi belum berhenti.

  • Kaki sakit berjalan lambat,
    Hendak memetik buah tomat.
    Hujan turun sangat lebat,
    Moga semua tetap selamat.

  • Sungguh indah kota Palu,
    Pergi ke satu belum pernah.
    Kirim bantuan pada yang perlu,
    Titipkan pada yang amanah.

  • Kota Jogja banyak salak,
    Salak besar warnanya hitam.
    Pada alam tidak berakhlak,
    Akan datang bencana alam.
  • Baca juga : Pantun Penutup pidato

  • Warna putih sayap angsa,
    Datang menyengat kawanan lebah.
    Jika penduduk negeri bertakwa,
    Pasti hidup mereka penuh berkah.

  • Kembang sepatu kembang selasih,
    Jatuh ke sungai airnya keruh.
    Rinduku kepada sang kekasih,
    Yang kini sedang merantau jauh.

  • Ikan betik ada di kali,
    Ikan gabus tidak berduri.
    Hujan turun deras sekali,
    Kedinginan duduk aku sendiri.

  • Bunga mekar di musim semi,
    Bunga putih bernama melati.
    Bila hujan turun ke bumi,
    Ada segaris rindu dalam hati.

  • Anak kecil terlalu lincah,
    Karena baru bisa berjalan.
    Pantun ini menemani langkah,
    Dengan dendang keindahan.

  • Ada tebu di samping batu,
    Tebu pasti terasa manis.
    Tidakkah kau ingat kala itu,
    Bersama sama menembus gerimis.

  • Kelapa ada dalam tempurung,
    Tempurung lama terpendam.
    Yang selalu kau tampung,
    Dalam hati yang paling dalam.

  • Pagi pagi memasak rendang,
    Rendang dimakan jadi sarapan.
    Hujan datang meski tak diundang,
    Untuk menyatakan kesiapan.

Akhir kata

Ulasan di atas merupakan pantun tentang hujan, semoga pantun ini bermanfaat menemani anda di saat turun nya hujan, sekian dari admin terimakasih.